Berita pilpres 2019

Cuitan Kontroversial Menjelang Pilpres 2019 dari Kubu Prabowo

Beberapa waktu yang lalu, lagi-lagi kubu calon pilpres 2019 Prabowo Uno mengeluarkan pendapat yang menyebabkan kontroversi. Pasalnya kubu calon presiden nomor 2 ini memiliki mengeluarkan pendapat bahwa Sandiaga Uno diibaratkan dengan proklamator Indonesia Bung Hatta.

Mengenai cuitan kubu Prabowo Uno

Seperti disebutkan sebelumnya, beberapa waktu yang lalu pihak dari capres cawapres Prabowo Uno mengeluarkan pendapat yang cukup membuat kontroversial. Pasalnya Dahnil yang merupakan salah satu jubir dari tim pemenangan Prabowo Uno mengeluarkan pendapatnya mengenai persamaan dari pasangan yang diusungnya dengan pasangan proklamator kemerdekaan Indonesia.

Prabowo Subianto dianggap memiliki persamaan dengan Ir Soekarno dan juga Jenderal Soedirman sedangkan Sandiaga Uno disebut memiliki persamaan dengan Bung Hatta. Pernyataan ini dilancarkan oleh Dahnil dalam sebuah video melalui media sosial Instagram bersama dengan jubir lain dari kubu Prabowo Uno ini.

Respon negatif dari cucu Bung Hatta

Melihat postingan dari Dahnil ini banyak yang memberikan respon negatif salah satunya berasal dari cucu dari Bung Hatta yaitu Gustika. Sebagai seorang cucu proklamator, Gustika tumbuh menjadi seorang anak muda yang cerdas. Melihat pergulatan politik seperti ini ia merasa tidak terima bahwa kakeknya selalu dibawa-bawa dalam masalah pemilihan presiden. Bukan hanya kakeknya dan juga “Eyang Karno” yang dihormatinya. Menurutnya membawa-bawa nama dari kedua proklamator dalam setiap ajang pemilu ini merupakan hal yang sudah terlalu umum dan kuno.

Tanggapan dari Gustika ini dilakukannya melalui Sosial Media Twitter. Ia melarang pihak pemenangan tim sukses untuk tidak mengibaratkan calon presiden dalam pilpres 2019 dan cawapres junjungan mereka dengan tokoh yang memiliki peran yang sangat besar di Indonesia. Apalagi jika mereka tidak kenal dengan tokoh tersebut.

Tanggapan timses Jokowi Ma’ruf

Dari pihak timses Jokowi dan Ma’ruf respon negatif serupa juga dilontarkan. Pasalnya, tokoh-tokoh yang diibaratkan dengan toko capres dan cawapres Prabowo Uno merupakan tokoh yang sangat penting dalam sejarah bangsa. Tokoh-tokoh tersebut memiliki andil yang sangat besar dalam pencapaian kemerdekaan baik dalam segi perjuangan ideologi hingga perjuangan fisik. Oleh karena itu pihak timses Jokowi yang diwakili oleh Deddy selaku wakil direktur relawan TKN menganggap upaya ini merupakan salah satu hasil dari kegagalan nalar dari tim tersebut.

Selain dari timses Jokowi Ma’ruf, pendapat serupa juga keluar dari ketua DPP PSI. Menurutnya sangat wajar jika anak muda secerdas Gustika merasa kesal dan marah jika seorang sosok calon presiden menjelang pilpres 2019 dan wakil presiden disamakan dengan kakeknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *